Konsultasi proses bisnis
Membahas alur kerja, kebutuhan pengguna, dan kendala operasional untuk menentukan ruang lingkup sistem yang relevan.
IT Consulting · Kota Semarang
ERP custom yang dibangun oleh tim IT bersama konsultan akuntansi, pajak, dan audit. Dirancang sesuai proses bisnis perusahaan Anda.
Preview ERP konstruksi
PlaceholderScreenshot ERP
belum tersedia
Area untuk screenshot asli
prototipe ERP konstruksi.
Tantangan operasional
Pengembangan ERP dimulai dengan memahami pekerjaan sehari-hari dan titik yang perlu ditata dalam proses bisnis.
Informasi di spreadsheet, chat, dan dokumen terpisah dapat menyulitkan tim menemukan data proyek yang sama.
Rencana biaya dan realisasi pengeluaran perlu ditelusuri per proyek agar perubahan anggaran dapat dibahas dengan jelas.
Permintaan, pembelian, serta pemakaian material perlu dicatat secara terhubung dengan kebutuhan lapangan.
Menggabungkan catatan dari berbagai tim secara manual dapat menyita waktu saat menyusun laporan proyek.
Layanan
Dari pembahasan proses hingga penerapan, pekerjaan direncanakan sesuai kebutuhan dan ruang lingkup proyek.
Membahas alur kerja, kebutuhan pengguna, dan kendala operasional untuk menentukan ruang lingkup sistem yang relevan.
Merancang dan mengembangkan sistem berdasarkan kebutuhan perusahaan, alur persetujuan, serta hubungan data antarbagian.
Merencanakan penerapan, pengenalan sistem kepada pengguna, dan pendampingan sesuai ruang lingkup proyek yang disepakati.
MENGAPA NEXASTUDIO?
ERP yang baik dimulai dari pemahaman bisnis. Tim internal NexaStudio memadukan keahlian teknologi, akuntansi, perpajakan, dan audit untuk merancang sistem sesuai kebutuhan perusahaan.
Menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi sistem ERP custom.
Memahami pencatatan keuangan, biaya proyek, dan kebutuhan pelaporan.
Mempertimbangkan administrasi serta kebutuhan data perpajakan.
Memperhatikan pengendalian internal dan keterlacakan transaksi.
ERP konstruksi
Prototipe ERP konstruksi yang tersedia masih berupa frontend dengan data simulasi. Preview ini menjadi bahan diskusi kebutuhan dan belum merupakan sistem produksi siap pakai.
Jelajahi Demo ERPScreenshot asli belum tersedia
Screenshot asli belum tersedia
Screenshot asli belum tersedia
Proses kerja
Setiap tahap menjadi dasar untuk menyepakati pekerjaan berikutnya. Rincian dan jadwal disesuaikan dengan proyek.
Diskusi awal tentang proses bisnis, masalah, dan tujuan perusahaan.
Memetakan pengguna, alur kerja, prioritas, dan ruang lingkup proyek.
Menyusun rancangan sistem dan antarmuka untuk ditinjau bersama.
Membangun fitur dan menguji kesesuaiannya dengan kebutuhan yang disepakati.
Menyiapkan penerapan dan mendampingi penggunaan sesuai kesepakatan proyek.
Berbasis di
Kota
Semarang
IT Consulting · ERP Custom
Tentang kami
NexaStudio adalah merek pemasaran layanan IT consulting dan pengembangan ERP custom dari awal oleh PT Nexa Play Digital, yang berdomisili di Kota Semarang.
Anggota tim aktif NexaStudio mencakup pengembang IT serta konsultan akuntansi, perpajakan, dan audit yang bekerja sebagai tim internal. Fokus awal kami adalah industri konstruksi.
FAQ
Beberapa hal yang dapat menjadi awal diskusi kebutuhan perusahaan Anda.
ERP custom dirancang dan dikembangkan berdasarkan proses bisnis perusahaan. Kebutuhan, modul, alur persetujuan, dan pelaporan dibahas terlebih dahulu, lalu menjadi dasar desain dan pengembangan sistem.
Fokus awal kami adalah industri konstruksi. Kebutuhan industri lain dapat dibahas melalui konsultasi untuk menilai kesesuaian proses bisnis dan ruang lingkup pengembangannya.
Mulai melalui halaman Konsultasi untuk membahas kebutuhan presentasi. Jadwal, lokasi di Semarang atau pertemuan daring, serta materi yang akan dibahas perlu disepakati terlebih dahulu.
Tahapannya mencakup konsultasi, analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan pengujian, kemudian implementasi serta pendampingan. Rincian pekerjaan, jadwal, dan hasil setiap tahap ditentukan sesuai proyek.
Pengembangan bertahap dapat direncanakan dengan memprioritaskan kebutuhan utama terlebih dahulu. Pembagian modul dan urutan pengerjaan mempertimbangkan ketergantungan data, kesiapan tim, dan ruang lingkup yang disepakati.
Biaya ditentukan setelah kebutuhan dan ruang lingkup dibahas, termasuk jumlah modul, kompleksitas alur kerja, integrasi, serta kebutuhan implementasi dan pendampingan. Estimasi disusun berdasarkan hasil analisis tersebut.
Mulai dari proses bisnis, prioritas, dan rencana pengembangan.